Active Topics

Soal Jawab Agama Islam

Tazkirah Umum Dalam Hal Ehwal Hukum Hakam Islam

Moderator: yatiyusof

Post Reply
User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Sun Nov 25, 2018 9:41 am

*Assalamu'alaikum*
*Saya dah bagi nama untuk pergi umrah. sekarang ni saya kena ujian ayah masuk hospital, nak kena bedah perut.*
*Adakah kena utamakan ayah dulu atau di izinkan saya pergi umrah dalam situasi la???.*

Dalam situasi begini. Yang mana dulu kita harus utamakan? Mohon pencerahan moderator
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
yatiyusof
Senior Moderator
Senior Moderator
Lans Koperal
Lans Koperal
Malaysia
Posts in topic: 36
Posts: 73
Joined: Thu Nov 22, 2018 11:04 pm
Mood:
Has thanked: 4 times
Been thanked: 5 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by yatiyusof » Tue Nov 27, 2018 11:21 am

zylajasmine wrote:
Sun Nov 25, 2018 9:41 am
*Assalamu'alaikum*
*Saya dah bagi nama untuk pergi umrah. sekarang ni saya kena ujian ayah masuk hospital, nak kena bedah perut.*
*Adakah kena utamakan ayah dulu atau di izinkan saya pergi umrah dalam situasi la???.*

Dalam situasi begini. Yang mana dulu kita harus utamakan? Mohon pencerahan moderator
Waalaikumussalam.
Dalam situasi ini kena utamakan ayah. Seperti mana firman Allah swt dalam. Surah Al Israa':

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia(1).Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (QS. Al-Israa’: 23-24)

Keutamaan berbakti kpd kedua ibu bapa. Redha Allahswt terletak pada redha kedua ibu bapa.

Trima kasih. Harap menjawab pertayaan. 😊

User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Mon Dec 03, 2018 2:31 pm

APAKAH BENAR HARTA ANAK MILIK AYAHNYA?

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid hafidzahullah

📌 Pertanyaan:

Ayahku selalu mengutip hadits, “Engkau dan hartamu milik ayahmu“, atau “Seorang anak tidak memiliki kepemilikan layaknya kepemilikan ayahnya.”

Apakah hal ini benar? Apakah ini berarti bahwa ayah berhak untuk mengambil apa yang dia inginkan meskipun itu bertentangan dengan keinginan anak ?

Aku mengetahui bahwa wajib bagi anak untuk merawat ayah.


📌 Jawaban:

Alhamdulillah,

1️⃣ Pertama,
Hadits dari Jabir bin ‘Abdillaah bahwasanya ada seorang laki-laki berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي مَالا وَوَلَدًا وَإِنَّ أَبِي يُرِيدُ أَنْ يَجْتَاحَ مَالِي

“Wahai Rasulullah sesungguhnya aku mempunyai harta dan anak. Sementara ayahku ingin mengambil hartaku.” Maka Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

أَنْتَ وَمَالُكَ لأَبِيك

“Kamu dan hartamu, boleh diambil ayahmu.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (2291) dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya (142/2) dari hadits Jabir, dan (2292) dan Ahmad (6902) dari hadits ‘Abdillaah ibn ‘Amr.

ayah-mengambil-harta-anak

Dan riwayat Ahmad dari ‘Amr ibn Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, beliau berkata, “Ada seorang arab badui datang menemui Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam lalu berkata,

إِنَّ أَبِي يُرِيدُ أَنْ يَجْتَاحَ مَالِي

‘Ayahku ingin mengambil hartaku.’

Lantas Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

أَنْتَ وَمَالُكَ لِوَالِدِكَ إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلْتُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ وَإِنَّ أَمْوَالَ أَوْلَادِكُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ فَكُلُوهُ هَنِيئًا .

“Kamu dan hartamu boleh diambil orang tuamu. Sesungguhnya sebaik-baik makanan yang kalian makan adalah hasil dari kerja kalian. Sesungguhnya harta-harta anak-anak kalian adalah bagian dari kerja keras kalian, maka makanlah harta tersebut dengan penuh kenikmatan.”

Hadits ini memiliki banyak jalur periwayatan dan sejumlah hadis penguat yang menaikkan statusnya menjadi shahih. (Fathul Bari, 5:211 dan Nashbur Raayah, 3:337)

2️⃣ Kedua,

Huruf lam (pada kata liabiika لأَبِيك) tidak bermakna kepemilikan, akan tetapi bermakna ibahah (menunjukkan kebolehan).

Ibnu Qoyyim berkata, “Huruf lam pada hadis di atas sama sekali tidak bermakna kepemilikan. Siapa yang berpendapat bahwa lam disini menunjukkan arti ibahah maka pendapatnya lebih sesuai untuk hadist tersebut. Adapun jika tidak (bermakna demikian) maka faidah dan pendalilannya akan sia-sia. (I’lam al Muqi’in, 1:116).

3️⃣ Ketiga,
Diantara (dalil) yang menunjukkan lam tersebut bukan bermakna kepemilikan adalah bahwa seorang laki-laki akan mewariskan harta kepada anak-anaknya, istri dn ibunya. Andai harta itu milik ayahnya maka selain ayah tidak boleh mengambil harta tersebut.

Asy Syafi’i berkata,

لأنه لم يثبت فإن الله لما فرض للأب ميراثه من ابنه فجعله كوارث غيره وقد يكون أنقص حظا من كثير من الورثة دل ذلك على أن ابنه مالك للمال دونه

“Karena perkara ini tidak ditetapkan (dalam syariat), tatkala Allah mewajibkan bagian untuk ayah dari warisan harta anaknya maka Allah juga menjadikannya layaknya ahli waris yang lain. Dan terkadang ayah mendapatkan bagian yang lebih sedikit dari ahli waris yang lain. Ini menunjukkan bahwa anaknya adalah pemilik harta, bukan sang ayah.” (Ar Risalah hal. 468)

4️⃣ Keempat,
Kebolehan mengambil harta anak tidak berlaku secara mutlak, akan tetapi harus memenuhi 4 syarat:

Syaikh bin ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

Status hadis ini tidaklah dha’if karena memiliki hadis-hadis penguat. Makna hadis ini adalah tatkala seorang anak itu memiliki harta maka bapaknya memiliki keleluasaan terhadap harta ini. Ia boleh mengambil harta anaknya mana saja yang ia mau tetapi dengan syarat bahkan banyak syarat:

🔴 Syarat pertama,

Dalam pengambilan harta tidak menimbulkan kemudharatan bagi anak. Apabila pengambilan tersebut menimbulkan kemudharatan, maka hal ini tidak diperbolehkan. Seperti mengambil pakaian anak yang dibutuhkan untuk melindungi (badannya) dari cuaca dingin, atau mengambil makanannya yang dibutuhkan untuk menghilangkan rasa lapar.

🔴 Syarat kedua,

Hendaknya harta yang diambil bukan termasuk kebutuhan pokok sang anak. Misalnya, jika anak tersebut mempunyai budak perempuan yang dijadikan pelayannya, maka tidak boleh sang ayah mengambilnya, karena hal ini berhubungan dengan kebutuhan sang anak. Begitu juga, seandainya sang anak hanya mempunyai sebuah mobil yang dibutuhkan untuk pulang pergi, sedangkan ia tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli mobil pengganti maka dalam kondisi seperti ini tidak boleh sang ayah mengambilnya.

🔴 Syarat ketiga,

Hendaknya sang ayah tidak mengambil harta dari salah satu anak-anaknya untuk diberikan kepada anak yang lain; karena perbuatan seperti ini menimbulkan permusuhan antara anak-anaknya. Juga karena di dalamnya ada pengistimewaan sebagian anak atas sebagian yang lain selama pihak kedua (anak yang diberi) tidak membutuhkan.

Adapun bila anak yang diberi tersebut memang membutuhkan, maka memberikan sesuatu kepada anak yang membutuhkan dan tidak memberikan kepada saudara-saudaranya yang tidak membutuhkan, di dalamnya tidak ada pengistimewaan, bahkan hal itu wajib atasnya.

Ringkasnya, hadits ini adalah hujjah yang di ambil para ulama’ dan mereka berdalil dengannya. Akan tetapi dengan syarat seperti yang sudah kami paparkan.

Seorang ayah tidak boleh mengambil harta anaknya kemudian memberikan kepada anaknya yang lain.

Dan hanya Allah yang Maha Tahu. (Fatawa islamiyah, 4: 108-109)

Disana, ada syarat penting yang ke empat, yaitu hendaknya seorang ayah mempunyai kebutuhan mendesak terhadap harta yang di ambil dari anak laki-lakinya. Syarat ini secara jelas disebutkan pada sebagian hadits.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasallam bersabda,

إن أولادكم هبة الله لكم { يهب لمن يشاء إناثاً ويهب لمن يشاء الذكور } فهم وأموالهم لكم إذا احتجتم إليها

“Sesungguhnya anak-anak kalian adalah hadiah/ pemberian dari Allah untuk kalian berdasarkan firman Allah, “Allah memberikan pada siapa yang dikehendaki seorang anak perempuan dan memberikan kepada siapa yang dikehendaki seorang anak laki-laki” (QS. Asy Syura: 49). Mereka dan harta-harta mereka boleh kalian ambil jika kalian membutuhkannya. (HR. Al Hakim (2/284), Al -Baihaqi (7/480)

Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Al-Silsilah Ash-Shahihah (2564). Beliau berkata,

“Di dalam hadits ini terdapat faidah fiqhiyyah yang sangat penting. Yaitu faidah yang menjelaskan hadits yang masyhur “Kamu dan hartamu boleh diambil ayahmu” (Al-Irwa`i 838), hal ini tidaklah diterapkan secara mutlak, dimana seorang ayah mengambil harta anaknya yang mana saja yang dia mau. Sekali-kali tidak demikian. (Akan tetapi)seorang ayah hanya boleh mengambil apa yang dia butuhkan saja. Wallaahu a’lam.

**

Sumber: https://islamqa.info/ar/9594
Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Wanitasalihah.com

Artikel Wanitasalihah.Com http://wanitasalihah.com/apakah-benar-h ... k-ayahnya/
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Wed Dec 05, 2018 4:12 pm

*Assalamualaikum tuan guru dan admin yang dihormati...*

*Apabila ada seorang yang memfitnah seseorang dan telah meminta maaf serta telah dimaafkan oleh mangsa fitnah tersebut... adakah itu sudah memadai untuk kesalahan fitnah tersebut?.*

*Bagaimana dengan fitnah-fitnah yang telah disebarkan hingga ramai orang percaya akan fitnah tersebut?.*

*Bagaimana untuk menebus balik dosa fitnah yang pernah dia lakukan?.*

*Terima kasih untuk pencerahan...💐💐💐💐💐💐💐*
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Wed Dec 05, 2018 4:14 pm

8⃣
*Assalamualaikum tuan guru.*
*Pertanyaan Saya. Boleh ke Kita solat jenazah tanpa wuduk.*🌿🌿
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Wed Dec 12, 2018 8:43 pm

mohon moderator @yatiyusuf menjawab segala soalan yang diberikan. :D
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
zylajasmine
Global Moderator
Global Moderator
Mejor General
Mejor General
Malaysia
Posts in topic: 47
Posts: 4464
Joined: Mon Nov 19, 2018 9:03 pm
Mood:
Has thanked: 14 times
Been thanked: 78 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by zylajasmine » Thu Dec 13, 2018 11:52 am

هُوَ الَّذِي يُسَيِّرُكُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا كُنْتُمْ فِي الْفُلْكِ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيحٍ طَيِّبَةٍ وَفَرِحُوا بِهَا جَاءَتْهَا رِيحٌ عَاصِفٌ وَجَاءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ أُحِيطَ بِهِمْ ۙ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ لَئِنْ أَنْجَيْتَنَا مِنْ هَٰذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ

*22. Dia lah yang menjalankan kamu di darat dan di laut (dengan diberi kemudahan menggunakan berbagai jenis kenderaan); sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera itu pula bergerak laju membawa penumpang-penumpangnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka pun bersukacita dengannya; tiba-tiba datanglah kepadanya angin ribut yang kencang, dan mereka pula didatangi ombak menimpa dari segala penjuru, serta mereka percaya bahawa mereka diliputi oleh bahaya; pada saat itu mereka semua berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan kepercayaan mereka kepadaNya semata-mata (sambil merayu dengan berkata):* *"Demi sesungguhnya! jika Engkau (Ya Allah) selamatkan kami dari bahaya ini, kami tetap menjadi orang-orang yang bersyukur".*
*Surah yunus :22*

*ASSALAMUALAIKUM,......surah yunus ayat yang ke 22,......kalau kita nak jadikan Doa untuk naik feri atau kapal terbang boleh ke,......????.*
*❀﷽❀*
💖🌹ZylaJasmine🌹💖

User avatar
yatiyusof
Senior Moderator
Senior Moderator
Lans Koperal
Lans Koperal
Malaysia
Posts in topic: 36
Posts: 73
Joined: Thu Nov 22, 2018 11:04 pm
Mood:
Has thanked: 4 times
Been thanked: 5 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by yatiyusof » Sun Dec 16, 2018 7:13 pm

zylajasmine wrote:
Thu Dec 13, 2018 11:52 am
هُوَ الَّذِي يُسَيِّرُكُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا كُنْتُمْ فِي الْفُلْكِ وَجَرَيْنَ بِهِمْ بِرِيحٍ طَيِّبَةٍ وَفَرِحُوا بِهَا جَاءَتْهَا رِيحٌ عَاصِفٌ وَجَاءَهُمُ الْمَوْجُ مِنْ كُلِّ مَكَانٍ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ أُحِيطَ بِهِمْ ۙ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ لَئِنْ أَنْجَيْتَنَا مِنْ هَٰذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ

*22. Dia lah yang menjalankan kamu di darat dan di laut (dengan diberi kemudahan menggunakan berbagai jenis kenderaan); sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan bahtera itu pula bergerak laju membawa penumpang-penumpangnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka pun bersukacita dengannya; tiba-tiba datanglah kepadanya angin ribut yang kencang, dan mereka pula didatangi ombak menimpa dari segala penjuru, serta mereka percaya bahawa mereka diliputi oleh bahaya; pada saat itu mereka semua berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan kepercayaan mereka kepadaNya semata-mata (sambil merayu dengan berkata):* *"Demi sesungguhnya! jika Engkau (Ya Allah) selamatkan kami dari bahaya ini, kami tetap menjadi orang-orang yang bersyukur".*
*Surah yunus :22*

*ASSALAMUALAIKUM,......surah yunus ayat yang ke 22,......kalau kita nak jadikan Doa untuk naik feri atau kapal terbang boleh ke,......????.*

Waalaikumussalam. Ye boleh. Apa sahaja ayat2 yang berkenaan, dari kitab Al-Quran boleh digunakan sebagai doa. Tambahan pula Al-Quran kitab suci itu diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman hidup untuk manusia.
😊

User avatar
yatiyusof
Senior Moderator
Senior Moderator
Lans Koperal
Lans Koperal
Malaysia
Posts in topic: 36
Posts: 73
Joined: Thu Nov 22, 2018 11:04 pm
Mood:
Has thanked: 4 times
Been thanked: 5 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by yatiyusof » Sun Dec 16, 2018 7:36 pm

zylajasmine wrote:
Wed Dec 05, 2018 4:14 pm
8⃣
*Assalamualaikum tuan guru.*
*Pertanyaan Saya. Boleh ke Kita solat jenazah tanpa wuduk.*🌿🌿
Waalaikumussalam. Tidak boleh. Solat jenazah tidak sah tanpa wudhuk. Sekiranya tiada sumber air untuk wudhuk, boleh tayammum. 😊

User avatar
yatiyusof
Senior Moderator
Senior Moderator
Lans Koperal
Lans Koperal
Malaysia
Posts in topic: 36
Posts: 73
Joined: Thu Nov 22, 2018 11:04 pm
Mood:
Has thanked: 4 times
Been thanked: 5 times
Gender:

PINGAT

Re: Soal Jawab Agama Islam

Post by yatiyusof » Sun Dec 16, 2018 8:40 pm

zylajasmine wrote:
Wed Dec 05, 2018 4:12 pm
*Assalamualaikum tuan guru dan admin yang dihormati...*

*Apabila ada seorang yang memfitnah seseorang dan telah meminta maaf serta telah dimaafkan oleh mangsa fitnah tersebut... adakah itu sudah memadai untuk kesalahan fitnah tersebut?.*

*Bagaimana dengan fitnah-fitnah yang telah disebarkan hingga ramai orang percaya akan fitnah tersebut?.*

*Bagaimana untuk menebus balik dosa fitnah yang pernah dia lakukan?.*

*Terima kasih untuk pencerahan...💐💐💐💐💐💐💐*

Waalaikummussalam.

Apabila seseorang itu telah memfitnah,maka tidak cukup sekadar meminta maaf, tetapi harus juga minta kehalalan atas kezaliman yang telah dia lakukan. Kerana, fitnah@ghibah adalah dosa yg berkaitan dgn hak manusia. Maka, dosa itu tidak terhapus kecuali dgn meminta kehalalan dari org yg telah dia zalimi.

Rasulullah saw bersabda,
"Siapa yang pernah menzalimi saudaranya berupa menodai kehormatan atau mengambil sesuatu yang menjadi miliknya, hendaknya ia meminta kehalalannya dari kezaliman tersebut hari ini. Sebelum tiba hari kiamat yang tidak akan bermanfaat lagi dinar dan dirham. Pada saat itu bila ia mempunyai amal shalih maka akan diambil seukiran kezaliman yang ia perbuat. Bila tidak memiliki amal kebaikan, maka keburukan saudaranya akan diambil kemudia dibebankan kepadanya.” (HR. Bukhari no. 2449)

Bagi pelaku, bertaubatlah sesungguhnya, istighfar, doakan kebaikan untuk org yg telah difitnah.

Post Reply

Return to “Tazkirah Umum”